KERINDUAN YANG MENJADI DOA

Rasanya hari ini hari terburuk dalam hidupku. Pagi-pagi ketika membaca pesan WA dari Mama yang mengatakan om meninggal tadi malam di makassar rasanya langsung lemas. kabar kedua yang aku dengar adik dari kaka kos juga meninggal, dan yang ketiga adalah kabar dari tempatku bekerja bulan depan sudah mulai pengurangan karyawan. Dan akhirnya hujanpun turun, sepertinya dia mengerti perasaanku saat ini.

ketika sore hari kusempatkan waktu untuk bertemu dengan senior yang dulunya adalah ketua BEM  kampusku di makassar. Dia datang dalam agenda kongres HMI yang kebetulan diadakan di Ambon. Bercerita bersamanya membahas dunia kampus tentu mengingatkan dengan orang-orang hebat yang dulu pernah aku temui di kampus, aku menyebut mereka senior-senior luar biasa karena mereka yang membimbing aku menjadi mahasiswa yang bisa mengerti dunia kampus tanpa memandang perbedaan. Tapi orang-orang hebat itu sudah pergi ketempat yang sangat-sangat jauh. Tempat yang hanya bisa di jangkau sejauh Doa.

Dalam perjalanan pulang, pikiranku tidak bisa berhenti memirkan mereka, Mereka adalah Kak Eki (Rizki Anggriawan Pratama) yang dulunya pernah menjadi pacarku hampir 2 tahun. Dia adalah mantan ketua BEM yang periodenya berakhir ketika aku masuk kuliah. Dia melanjutkan kuliah S2 di salah satu Universitas di Yogyakarta, tapi ketika kuliahnya hampir selesai Tuhan lebih dulu memanggilnya. 

Yang satunya adalah Kaka Ipul (Syaiful Syafruddin) dia adalah sosok senior yang sangat peduli dengan juniornya. Ketika beliau masi ada dia selalu bertanya tanpa canggung soal privasiku seperti siapa pacarku ? 
hubunganku bagaimana ? 
apa aku sedang baik-baik saja ? 
dia selalu bertanya sampai membuatku bosan, dan mau tidak mau aku harus mengalah untuk menceritakan apa yang sedang aku rasakan saat itu. dan ini yang paling aku suka darinya, sosok pendengar yang akan dengan senang hati mendengarkan lalu memberikan solusi dan nasehatnya.

ketika sampai dirumah aku mencoba menghubungi teman-teman yang dulu sama-sama di kader di kampus lewat WA dan mengatakan aku merindukan mereka, lalu mereka menjawab pesanku, katanya "ika, kirim doa buat mereka, mereka sudah bahagia disana. Kita hanya bisa berdoa untuk mereka". Seketika aku langsung menangis, rasanya benar-benar sesak. 

Maaf kalau aku merindukan mereka. tapi banyak hal yang ingin aku sampaikan sama kak Ipul
aku ingin bercerita banyak kak, aku ingin mendengar setiap kata yang kadang tak mampu aku terjemahkan, kata-kata yang kadang membuatku emosi saat aku tidak tahu harus memberikan jawabannya. Aku ingin dengar kaka ipul bertanya ceplos lagi. tanpa kak ipul tanya aku akan menceritakan masalahku kali ini, aku ingin mendengar solusi apa yang kaka akan berikan kali ini.
oh iya kak, aku sudah diambon sudah mau 5 bulan. Aku berangkat satu hari sebelum kaka menikah. waktu itu aku masih sempat pamit dan kaka mengatakan "saya berharap sekali datang ya dek". aku mencoba meyakinkan kaka dan kaka akhirnya mengerti dan kita sepakat akan ketemu kembali ketika aku kembali ke makassar.

Tapi setelah satu minggu disini kaka kasi aku kabar yang tidak ingin aku dengar. Semua teman-temanku bercerita tentang kaka, bahkan tulisan tentang pengumuman kematianmupun membuatku marah. semua orang berbicara kematian kaka, aku adalah salah satu orang yang saat itu tidak percaya kak. dua hari yang lalu kita masi sempat komunikasi ketawa lewat chat, kaka begitu bahagia dengan pernikahan kaka. lalu ini apa kak ? kejutan buat kami semua ?

aku begitu menyesal hari itu, kalau aku tahu kaka akan pergi jauh aku pasti akan datang dipernikahan kaka supaya aku bisa pamit dan melihat kaka sebelum aku berangkat.
kak, aku merindukan sosok kaka, begitu banyak yang merindukan kaka disini.

kaka tahu hari ini aku ketemu siapa ? Aku ketemu sahabat kaka, aku ketemu kak Hendra.Orang yang selalu sama-sama kaka ketika di kampus dulu.
kaka tahu kami sama-sama tidak mau membahas tentang kaka, karena kami tidak mau menanggung kerinduan yang menyiksa kak. dan kaka tahu bagaimana rasanya jika tidak membahas tentang kaka ? Rasanya hambar kak, ceritanya tidak menarik sama sekali kak. 

Bahagia disana ya kak, sorga adalah tempat yang paling indah buat kak Eki dan kak Ipul.

ambon 12 february.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTI PERPISAHAN

UNGKAPAN HATI SEORANG IBU